Macam-Macam Najis Dan Cara Mensucikannya

A. Pendahuluan

Banyak diantara kita yang belum mengetahui macam-macam najis apalagi cara mensucikannya. Oleh karena hal tersebut, kami akan mencoba membantu teman-teman untuk mengenal apa itu najis dan macam-macamnya, serta bagaimana cara mensucikannya. Semoga artikel ini dapat membantu teman-teman dalam hal memahami permasalahan najis dan yang berkaitan. Selamat membaca.

B. Pembahasan

Macam-macam najis dan cara mensucikannya

Pengertian najis

Najis menurut lughot (bahasa) adalah: Setiap sesuatu yang dianggap menjijikkan meskipun secara maknawi, seperti sifat kibir dan ujub ataupun suci seperti ingus. Adapun najis menurut syara’ adalah: “Perkara yang dianggap menjijikkan (menurut syara’) yang dapat mencegah sahnya shalat sekira tidak adanya perkara yang meringankan”.

Perkara yang menjijikkan yang dapat mencegah sahnya shalat salah satunya adalah air seni. Air seni najis hukumnya, dikarenakan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan untuk menyiramkan air di atas air seni di dalam hadits yang menceritakan tentang orang A’robi (orang pedalaman di arab) yang buang air kecil di dalam masjid.

Adapun maksud dari tidak adanya perkara yang meringankan¬†ialah seperti orang yang beristinjak (bersuci) dengan menggunakan batu. Orang tersebut sah shalatnya meskipun bekas dari istinjak masih dihukumi terkena najis, hanya saja ia mendapatkan keringanan dari syara’, sehingga najis tersebut ma’fu ‘Anhu (diampuni).

(Referensi: Haasyiyyah I’Anatu Al-Thaalibiin, cetakan Daarul kutub Baerut, Lebanon, juz 1, halaman empat puluh-empat puluh satu)

NB: Yang perlu kita ketahui adalah bersuci menggunakan batu tidak bisa menghilangkan najis, hanya saja syara’ memberikan keringanan untuk kita umat nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, yaitu bersuci dengan batu dan diperbolehkan shalat serta shalatnya sah, dalam artian najisnya ma’fu ‘anhu (dimaafkan).

Macam-macam najis

Najis dibagi menjadi tiga, yaitu:

  • Najis mugholadoh/mughallazah: Najis mugholadoh adalah najisnya anjing, babi dan anak dari salah satu dua binatang tersebut, misalnya anjing atau babi dikawinkan dengan kambing, maka anaknya dihukumi najis mughallazah.
  • Najis mukhaffafah: Adalah air seninya anak kecil yang belum makan selain air susu ibu dan belum berumur dua tahun.
  • Najis mutawasitah: Adalah najis yang selain najisnya anjing, babi atau anak dari salah satunya dan selain najis air seninya anak kecil yang belum makan selain air susu ibu dan belum berumur dua tahun.

Cara mensucikan/membersihkan najis

  • Cara mensucikan najis mugholadoh: Najis mughallazah bisa suci dengan tujuh basuhan air setelah menghilangkan ‘ain (zat) dari najis tersebut. Salah satu tujuh basuhan tersebut harus dicampur dengan debu (tanah).
  • Cara mensucikan najis mukhaffafah: Dengan menghilangkan zat dari najis tersebut dan mencipratkan air pada tempat yang terkena najis sampai merata.
  • Cara mensucikan najis mutawasitah: Najis mutawasitah dibagi menjadi dua, yaitu: Najis ainiyah dan najis hukmiyah. Najis ainiyah adalah sesuatu (najis) yang dapat dilihat oleh mata.najis ainiyah mempunyai warna, bau dan rasa. Adapun cara mensucikan najis ainiyah ialah dengan menghilangkan warna, bau dan rasanya terlebih dahulu sebelum disiram dengan air yang suci mensucikan. Namun, apabila salah satu dari warna atau baunya susah untuk dihilangkan, maka tidak wajib menghilangkannya.
    Adapun najis hukmiyah adalah sesuatu yang dihukumi najis tanpa bisa dilihat zat dari najis tersebut. Najis hukmiyah tidak mempunyai warna, bau dan rasa, contoh seperti air seni yang sudah kering lama sehingga tidak terlihat sifat-sifat dari air seni tersebut. Adapun cara mensucikan najis hukmiyah adalah dengan mengalirkan air pada tempat yang terkena najis hukmiyah.

(Referensi: Kaasyifatu Al-Sajaa, Syarh Al-Syaikh Al-Aalim Al-Faadhil Abiy ‘ Abdi Al-Mu’thiy Muhammad Nawawi Ala Safinatu Al-Najaa halaman tiga puluh delapan-empat puluh tiga)

C. Penutupan

Demikianlah penjelasan singkat tentang permasalahan macam-macam najis dan cara mensucikannya, semoga bermanfaat. Bantu share dengan memberikan Like, Tweet atau komentar anda di bawah ini, agar menjadi referensi bagi teman jejaring sosial anda. Terima kasih.

Tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar