Hukum Shalat Sunnah Sebelum Shalat ‘Ied

A. Pendahuluan.

Para ulama sepakat bahwa Shalat ‘Ied (hari raya) itu diperintahkan, dan sesungguhnya Shalat ‘Ied itu bukan fardlu ‘Ain. Imam Syafi’i dan kebanyakan ulama Syafi’iyah  menyatakan bahwa Shalat ‘Ied hukumnya sunnah muakkad.Shalat ‘Ied sering kita lakukan bersama sama. Serambi menunggu Shalat ‘Ied, banyak di antara orang orang yang hadir asyik mengobrol dengan tetangga atau teman teman mereka sambil menunggu dimulainya Shalat ‘Ied. Ada di antara mereka yang melaksanakan Shalat sunnah. Ada juga yang melakanakan Shalat sunnah setelah melaksanakan Shalat ‘Ied.Banyak di antara orang orang yang membicarakan apakah boleh melaksanakan Shalat ‘Ied sebelum dan sesudah Shalat ‘Ied.

B. Permasalahan

  • Sebenarnya, bagaimana Hukum Shalat Sunnah sebelum Shalat ‘Ied dan sesudahnya?

C.Dalil.

Untuk masalah yang berkaitan dengan permasalahan, ada hadits yang berbunyi: “Telah menceritakan pada kami, Sulaiman bin Harb, beliau berkata : Telah menceritakan pada kami Syu’bah dari ‘Adiy bib Tsaabit, dari Sa’id bin Jubair, dari Ibnu ‘Abbas : ” Sesungguhnya Nabi shallallah ‘Alaihi Wa Sallam Shalat di Hari fitri dengan 2 raka’at. Beliau tidak melaksanakan Shalat sebelum dan sesudahnya.” [ HR. Bukhari ].

D. Pendapat para Ulama.

Para Ulama sepakat, bahwa Shalat sunnah sebelum dan sesudah Shalat ‘Ied adalah tidak Sunnah. Yang menjadi perbedaan antara ulama adalah  masalah kemakruhan melaksanakan Shalat sunnah sebelum dan sesudah Shalat ‘Ied. Dalam masalah ini, madzhab Syafi’i berpendapat bahwa tidak dimakruhkan Shalat sunnah sebelum dan sesudah Shalat ‘Ied. Dalilnya beliau beliau adalah “sesungguhnya asalnya diperbolehkan Shalat sampai ditetapkannya larangan.” ( Al Majmu’ , juz 5 halaman 13).Dan Nabi SAW, tidak melarang untuk melakukan Shalat Sunnah sebelum dan sesudah Shalat ‘Ied.

Ibnu mundzir menceritakan dari Ali bin Abi thalib, dan Ibnu mas’ud, dan Hudzaifah, dan Ibnu umar, dan Jabir bin Abdillah bin Abi Aufa, dan masruuq, dan As Sya’bi, dan Ad Dhahaaq bin Muzaaham, dan Saalim bin Abdillah, dan Az Zuhri, dan Ibnu Juraijin, dan Mu’ammar, dan Ahmad, bahwasannya Ulama lain mengatakan bahwa Shalat sunnah dimakruhkan sebelum dan sesudah Shalat ‘Ied. ( Al Majmu’ , juz 5 halaman 13).

E. Kesimpulan.

Para ulama sepakat bahwa Shalat sunnah sebelum dan sesudah Shalat ‘Ied adalah tidak disunnahkan. Yang terjadi perbedaan adalah masalah makruh tidaknya melakukan shalat sunnah sebelum dan sesudah shalat ‘Ied. Madzhab Syafi’i mengatakan tidak makruh, dan ulama lain yang diceritakan oleh Ibnu Mundzir mengatakan makruh.

Demikianlah Artikel kami tentang masalah Hukum Shalat Sunnah Sebelum Dan Sesudah Shalat ‘Ied. Apabila anda menyukainya mohon Like atau tweet di bawah ini agar bermanfaat bagi teman-teman kita. Wassalam.

Tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *