Hukum Shalat Di Kuburan

A. Pendahuluan.

Shalat adalah kewajiban kita sebagai umat Islam. Allah telah memerintahkan kita Umat Islam untuk melakukan Shalat. Allah telah mengabadikannya di dalam Al Qur’an, diantaranya:

1.”Dan dirikanlah Shalat, dan tunaikanlah Zakat, dan ruku’lah bersama orang orang yang ruku’.” [QS Al Baqarah, 43]

2.“Dan dirikanlah Shalat, sesungguhnya Shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.” [QS. Al Ankabut, 45]

3.“Dan kerjakanlah Shalat, dan tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada Rasul, supaya kalian di beri rahmat.” [QS. An Nuur, 56].

Bahkan ketika di alam kubur,ibadah Shalatlah yang akan ditanyakan terlebih dahulu. Dan tahukah anda bahwa sebaik baik ibadah adalah Shalat. Sayyidina Ali Bin Abi thalib berkata: “Sesungguhnya amal perbuatan yang paling di sukai Allah adalah Shalat”. Tapi yang menjadi persoalan ketika kita lihat orang melaksanakan Shalat di kuburan.

B. Permasalahan.

Sebenarnya bagaimanakah hukum Shalat di kuburan?

C. Dalil.

  • “Janganlah kalian duduk di atas kubur, dan janganlah kalian Shalat menghadap kuburan.” [HR. Muslim]
  • “Laksanakanlah sebagian Shalat kalian di dalam rumah, dan janganlah kalian menjadikan rumah kalian seperti kuburan.” [HR. Al Bukhari]
  • “Bumi seluruhnya adalah masjid(tempat untuk sujud/Shalat), kecuali kuburan dan tempat pemandian.” [HR. Ahmad]. Hadits ini di nilai kuat sanadnya oleh Al Hakim, Ibnu Taimiyyah, dan Al Albani.

D. Pendapat para Ulama

  • Imam Al Baghawi menyimpulkan dari Hadits yang diriwayatkan oleh Al Bukhari, bahwa Hadits di atas menunjukkan bahwa Shalat di kuburan tidak diperbolehkan.
  • Imam Ibnu Hajar Al ‘Asqalniy, salah satu Ahli Hadits, bahkan menyimpulkan tentang Hadits yang diriwayatkan oleh Al Bukhari bahwa kuburan bukanlah tempat untuk ibadah. Dari kesimpulan beliau dapat di pahami bahwa kuburan bukanlah tempat ibadah termasuk melakukan Shalat, karena Shalat juga termasuk ibadah.
  • Imam Ibnu Qudamah menyampaikan, bahwa bumi secara umum bisa dijadikan tempat Shalat, kecuali ada nash yang melarang, seperti kuburan.
  • AL mardawi dari madzhab Hambali berkata: “Tidak sah Shalat dipekuburan, tempat pemandian, WC, dan kandang onta. ini adalah pendapat ulama (madzhab Hambali). Beliau berkata di dalam kitab Al Furuu’: “Ini adalah pendapat yang paling masyhur dan paling benar di dalam madzhab.”

Adapun shalat jenazah di pekuburan, terjadi perbedaan pendapat antara Ulama:

Pendapat pertama tidak memperbolehkan melaksanakan Shalat di kuburan dengan dasar adanya dalil berupa hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik: “Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam mencegah dari Shalat atas jenazah di antara pekuburan.” [HR. Thabrani dalam Al-Wasith 5631].

Pendapat kedua memperbolehkan Shalat di atas pekuburan dengan landasan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbaas RA: ” Bahwasanya ada orang meninggal dan dimakamkan para sahabat Radhiyallahu “anhum pada malam hari tanpa mengabari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Padahal saat sakit orang ini selalu dijenguk oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Pada paginya, mereka baru mengabari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Nabi SAW lalu bertanya: kenapa kalian tidak memberitahuku? Malam telah gelap, kami takut mengganggu. Lalu beliau mendatangi kuburannya dan menshalatinya. Kami menjadi ma’mum dan membuat shaf dibelakang beliau, dan aku (Ibnu Abbaas) berada di antara mereka dan beliau bertakbir 4 kali.” [HR. Bukhari: 460 dan muslim: 2259].

 

E. Kesimpulan.

Dari dalil dan pendapat para Ulama di atas, bisa kita simpulkan bahwa hukum Shalat di pekuburan adalah tidak boleh. Sengaja kami tampilkan dalil dan pendapat para Ulama yang mengatakan tidak boleh, karena untuk lebih berhati hati dan lebih selamat. Adapun Shalat jenazah di atas kuburan terdapat dua pendapat, seperti yang telah dipaparkan di atas

Demikian artikel kami tentang masalah Hukum Shalat Di Kuburan. Apabila anda suka mohon share dengan Like,  Tweet, atau meninggalkan komentar anda di bawah ini, agar menjadi referensi bagi teman teman jejaring sosial anda. Terimakasih.

Tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *