Hukum Mimpi Basah Pada Saat Puasa

A. Pendahuluan

kita sudah tahu salah satu perkara yang membatalkan puasa adalah keluarnya mani atau sperma. Tetapi ketika kita mimpi basah pada siang hari apakah juga membatalkan puasa? mengingat itu di luar kendali kita.

B. Permasalahan

Bagaimanakah hukum mimpi basah pada saat puasa dalam Islam?

C. Pendapat Para Ulama

  1. Para ulama berpendapat bahwasannya mimpi basah tidak dapat membatalkan puasa. Dikuatkan oleh fatwa Al- Lajnah Ad- daimah, yaitu: “Barang siapa yang mimpi basah sedangkan dia dalam keadaan puasa, haji atau umrah, maka orang itu tidak dosa dan tidak ada kafarah baginya, juga tidak mempengaruhi puasa, haji dan umrahnya.”
  2. Imam An-Nawawi dalam kitabnya Al-Majmu‘ menyatakan jika orang bermimpi basah (keluar air mani), maka tidaklah merusak puasanya menurut ijma’ para Ulama, karena hal itu adalah di luar kehendaknya, seperti orang yang kemasukan nyamuk yang terbang lalu hinggap dimulutnya tanpa dikehendakinya (tertelan).
  3. Syekh Ibnu Baaz ditanya tentang masalah seseorang yang tidur di siang hari pada bulan Ramadhan, lalu orang itu bermimpi dan keluar mani, maka apakah orang tersebut wajib mengqadha’ puasanya? Syeikh Ibnu Baaz menjawab: “Tidak ada qadha’ baginya, karena itu di luar kendalinya. Akan tetapi ia diwajibkan mandi junub.” [Majmu’ Al-Fatwa, 15:276].Dari pendapat para Ulama di atas, hukum puasa dari orang yang mimpi basah (keluar mani) adalah tidak membatalkan puasa, karena itu di luar kendali. Alasan ini selaras dengan hadits dari Rasulullah Shallallahu “Alaihi Wa Sallam. Beliau berwabda: “Pena catatan amal diangkat untuk tiga orang: orang gila sampai ia sadar dan orang yang tidur sampai ia bangun dan anak kecil sampai ia baligh.” [HR. An-Nasa’i, Abu Daawud, Turmudzi dan Ibnu Majah]. Ketiga orang yang disebutkan di dalam hadits tidak tertaklif (tidak terbebani sebuah hukum) untuk menjalankan perintah-perintah Allah SWT.

D. Kesimpulan.

Dari keterangan-keterangan di atas, dapat kita tarik kesimpulan bahwa hukum mimpi basah saat puasa tidaklah membatalkan puasa, karena hal itu di luar kendali dari diri kita.

Wallahu A’lam

Demikianlah pembahasan seputar hukum mimpi basah pada saat puasa, semoga bermanfaat. Mohon share dengan memberikan Like, Tweet atau komentar anda di bawah ini, agar menjadi referensi bagi teman jejaring sosial anda. Terima kasih.

Tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz