Hukum Menghilangkan Tahi Lalat Menurut Islam

A. Pendahuluan.

Anda punya tahi lalat? Tahi lalat bagi kebanyakan orang memang sangat mengganggu penampilan, apalagi jika tahi lalat ada di wajah kita. Dengan adanya tahi lalat di wajah, kita menjadi tidak PD dengan penampilan sendiri. Namun, di zaman tekhnologi yang semakin lama semakin canggih dan modern ini, tidak usah khawatir tentang masalah tahi lalat yang mengganggu penampilan itu. Tahi lalat sekarang sudah bisa dihilangkan tanpa bekas. Anda mungkin ingat artis yang dulu punya tahi lalat di hidung. Ya, sekarang tahi lalatnya sudah hilang dengan melakukan operasi pengangkatan tahi lalat. Hebatnya lagi, tidak ada bekas luka operasi. Tapi, tahukah anda hukum menghilangkan tahi lalat menurut Islam?

B. Penjelasan-penjelasan.

Tentang hukum menghilangkan tahi lalat, Imam Ibnu Utsaimin pernah ditanya tentang wanita yang mempunyai banyak tahi lalat, apakah boleh menghilangkannya?

Beliau menjawab: “Tak masalah menghilangkan tahi lalat itu karena jumlahnya yang banyak seperti yang dia sebutkan tentu memperburuk wajahnya, sehingga menyebabkan orang menghindar tidak mau melihatnya.”

Dalam sebuah kaedah disebutkan: “(Mengubah) sesuatu untuk tujuan kecantikan, maka haram. Dan sesuatu yang bertujuan untuk menghilangkan aib, maka halal.”

Dalam permasalahan ini, tidak mengapa menghilangkan tahi lalat untuk tujuan menghilangkan aib. Sedangkan mengubah sesuatu untuk tujuan kecantikan, maka haram, seperti kikir gigi agar tampak lebih rata dan cantik, apalagi hanya sekedar mengikuti trend.

C. Cara menghilangkan tahi lalat

Salah satu cara/tips menghilangkan tahi lalat secara alami dan cepat adalah dengan:

  1. Cuka cider.
    Cara pemakaiannya adalah dengan menyiapkan tissue, lalu basahi tissue tersebut dengan cuka cider, kemudian oleskan pada tahi lalat. Tunggu sampai kering (kurang lebih 10 menit). Setelah itu, bilas dengan air. Lakukan 5 sampai 10 kali dalam sehari selama seminggu, agar hasilnya lebih maksimal.
  2. Madu.
    Caranya adalah dengan mengoleskannya pada tahi lalat setiap hari. Gunakan secara teratur setiap hari sampai ada perubahan.
  3. Minyak kastor.
    Cara pemakaiannya sama seperti madu.
  4. Bawang putih.
    Caranya adalah dengan menghaluskan bawang putih, lalu siapkan plester. Kemudian letakkan bawang putih yang sudah dihaluskan pada plester. Kemudian tempelkan plester yang telah dilumuri bawang putih pada tahi lalat pada malam hari sebelum tidur. Pada pagi harinya lepas plester dan cuci bersih bagian kulit yang telah ditempeli plester.

D. Penutup.

Demikianlah bahasan seputar masalah hukum menghilangkan tahi lalat menurut Islam,serta tips cara menghilangkan tahi lalat secara cepat dan alami, semoga bermanfaat. Mohon share dengan memberikan Like, Tweet atau komentar anda di bawah ini, agar bermanfaat dan menjadi referensi bagi teman jejaring sosial anda. Terima kasih.

Tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

1 Comment on "Hukum Menghilangkan Tahi Lalat Menurut Islam"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
Arif muhammad
Guest

Trimakasih saya berpesan jangan terlalu banyak menggunakan bwang putih krena yg berlebihan tidak baik

wpDiscuz