Hukum Mendengarkan Lagu atau Musik dalam Islam

A. Pendahuluan.

Islam merupakan sekumpulan aturan sebagai petunjuk bagi umatnya untuk menjalani kehidupan ini. Sehingga setiap laku manusia pasti ada hukumnya termasuk menciptakan atau mendengarkan musik. Musik adalah sebuah karya seni tempat mencurahkan hasil olah cipta rasa dan karsa. Oleh karenanya tentu ada hukumnya.

B. Dalil-Dalil.

  • Surah Luqman: (6):
    Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh adzab yang menghinakan.”
  • Surah An-Najm: (59-61):
    “Maka apakah kalian merasa heran terhadap pemberitaan ini? Dan kalian menertawakan dan tidak menangis? Sedangkan kalian ber-sumud?”
    (Ibnu Abbas menafsirkan bahwa sumud itu adalah bernyanyi)
  • Hadits Abu ‘Amir atau Abu Malik Al-Asy’ari bahwa Rasulullah saw bersabda:
    Akan muncul di kalangan umatku, kaum-kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamr, dan alat-alat musik”(HR. Al-Bukhari, 10/5590).

C. Pendapat Ulama.

  • Ibnu Taimiyah: “Seorang hamba jika sebagian waktunya telah tersibukkan dengan amalan yang tidak disyari’atkan, dia pasti akan kurang bersemangat dalam melakukan hal-hal yang disyari’atkan dan bermanfaat. Oleh karena itu, kita dapati pada orang-orang yang kesehariannya dan santapannya tidak bisa lepas dari nyanyian, mereka pasti tidak akan begitu merindukan lantunan suara Al Qur’an. Mereka pun tidak begitu senang ketika mendengarnya. Mereka tidak akan merasakan kenikmatan tatkala  mendengar Al Qur’an dibanding dengan mendengar bait-bait sya’ir (nasyid). Bahkan ketika mereka mendengar Al-Qur’an, hatinya pun menjadi lalai.”
  • Imam Abu Hanifah, Imam Syafi’i, Imam Malik dalam kitab Mughni al-Muhtaj berpendapat bahwa mendengarkan musik hukumnya adalah makruh.
  • Imam As-Syaukani dalam Naylul Authar menyebutkan, masyarakat Madinah dan para ulama yang sependapat dengan mereka, serta ahli sufi, memberikan keringanan dalam hal lagu, meski menggunakan alat musik.
  • Abu Mansour al-Baghdadi al-Syafi’i dalam bukunya As-Simaa’ menyebutkan, Sahabat Abdullah bin Ja’far berpendapat tidak ada masalah dengan lagu, ia mendengarkan lagu-lagu yang dipetik hambanya. Hal itu Ia lakukan pada masa kekhalifahan Ali ra. Begitu juga sahabat lainnya, Kadhi Syureih, Sa’id bin al-Musayyab, Atha’ bin Abi Rabah, Az-Zuhri dan al-Sya’bi.
  • Imam al-Ghazali berpendapat: mendengarkan musik atau nyanyian tidak berbeda dengan mendengarkan perkataan atau bunyi-bunyian yang bersumber dari makhluk hidup atau benda mati. Setiap lagu memiliki pesan yang ingin disampaikan. Jika pesan itu baik dan mengandung nilai-nilai keagamaan, maka tidak jauh berbeda seperti mendengar ceramah/nasihat-nasihat keagamaan. Juga sebaliknya.

D. Analisa.

Al-Quran tidak menjelaskan hukum mendengarkan lagu atau musik secara tegas. Dalam hal muamalah, kaidah dasarnya adalah: al-ashlu fi al-asyaa al ibahah (segala sesuatu hukumnya adalah boleh). Batasan dari kaidah tersebut adalah selama hal tersebut tidak bertentangan dengan hukum Islam (syariat).

Para ulama yang mengharamkan musik mendasarkan argumennya pada surat Luqman ayat (6) yang menyebutkan bahwa orang yang mengucapkan perkataan yang tidak bermanfaat akan mendapatkan adzab yang pedih. Artinya, bahwa musik yang berupa suara yang keluar dari alat musik dan ber-ritme secara teratur bukanlah merupakan ucapan yang mengandung perkataan jelek. Yang mengandung perkataan adalah lagu. sedangkan lagu tidak semuanya mengandung kata-kata yang jelek atau mengarah pada perbuatan maksiat. Untuk lagu yang mengandung kata-kata yang tidak baik dan mengarah pada perbuatan maksiat tentu hukumnya haram, sedangkan lagu yang berisi lirik yang baik apalagi bernada syiar, maka hukumnya boleh. Jadi yang mempengaruhi hukum musik itu bukan musiknya, melainkan sesuatu yang lain di luar musik, seperti lirik lagu yang berisi kata-kata yang tidak baik.

Sebagaimana yang dikatakan al-Ghazali, larangan tersebut tidak ditunjukkan pada alat musiknya (seruling atau gitar), melainkan disebabkan karena “sesuatu yang lain” (amrun kharij). Di awal-awal Islam, kata al-Ghazali, kedua alat musik tersebut lebih dekat dimainkan di tempat-tempat maksiat, sebagai musik pengiring pesta minuman keras.Hal ini tentu dilarang.

Musik juga dapat menjadi makruh bahkan bisa haram ketika membuat orang yang membuat atau mendengarkannya menjadi lalai akan kewajibannya kepada Allah swt. Sama halnya dengan bermain game, jalan-jalan, nonton TV bahkan bekerja akan menjadi haram jika menjadikan seseorang lalai akan kewajibannya kepada Allah. Berbeda dengan judi, yang meskipun tidak mengganggu waktu shalat misalnya, tapi tetap diharamkan. Karena sekalipun al-Quran tidak menyatakan hukum judi secara tegas, tentu dilihat dari madharatnya, hukumnya adalah haram.

Di sisi lain, kita tidak dapat menghentikan arus globalisasi. Musik sudah terdengar di setiap sudut ruang kehidupan kita. Jika kita tidak membuat musik alternative yang dapat mendekatkan diri kepada Allah swt, seperti yang dilakukan oleh Opick dkk, maka generasi kita hanya akan mendengarkan lagu-lagu cinta dan bahkan lagu-lagu dengan lirik yang tidak mendidik.

E. Kesimpulan.

  • Musik tidak haram, yang membuat haram adalah amrun khorij (faktor di luar) musik, seperti sebagai pengiring pesta miras, musik erotis, musik dengan lirik lagu porno. Jadi substansinya tidak haram.
  • Hukum mendengarkan musik adalah kondisional, tergantung dari untuk apa dan bagaimana efeknya. Jika dengan mendengarkan musik menjadi lupa shalat, membaca al-Qur’an dsb yang bisa mendekatkan diri kepada Allah, maka hukumnya adalah haram. Tapi mubah jika sebaliknya.

Demikianlah penjelasan singkat tentang bagaimana hukum mendengarkan lagu atau musik dalam Islam. Semoga bermanfaat. Jika Anda menyukai artikel ini, mohon berbagi dengan memberikan like, twit atau berkomentar di bawah ini agar dapat menjadi referensi bagi teman jejaring sosial Anda. Terima kasih.

Klik untuk share:
Tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

47
Leave a Reply

avatar
26 Comment threads
21 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
28 Comment authors
Sari widia ningsihsarnasong089630964191andrecukilHamba allah!! Recent comment authors

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Anonymous
Guest
Anonymous

Ada yang salah tulis kayanya bagian “Jika dengan mendengarkan musik menjadi lupa shalat, membaca al-Qur’an dsb yang bisa mendekatkan diri kepada Allah” harusnya “Jika dengan mendengarkan musik menjadi lupa shalat, membaca al-Qur’an dsb yang bisa menjauhkan diri dari Allah”

Anonymous
Guest
Anonymous

Jadi uda pham sekarang

Anonymous
Guest
Anonymous

Sip

Anonymous
Guest
Anonymous

menyesatkan umat dalil sudah jelas haram

Hantu
Guest
Hantu

Kenapa ulama saling selisih pendapat tentang musik, sebagai musisi saya tentu mangkaji dengan sangat hati hati, sejauh yang saya pelajari jika memang haram maka ada ketegasan yang langsung menyebutkan itu haram, dan tidak ada penjelasan yang terlalu berbelit belit, terimakasih

Syarif Kurniawan Al-Idrus
Guest
Syarif Kurniawan Al-Idrus

Kenapa tidak cari jalan aman aj ? Tidak semua di jelaskan seperti rokok apakah haram ?? , kita di anugrahkan otak untuk berfikir jdi untuk apa manusia punya otak kalau sudah di anugrahkan selain untuk berfikir..

Sari widia ningsih
Guest
Sari widia ningsih

Sy prnah mndengar ceramah . Masalah mengenai tentang rokok . Rokok itu hukumnya haram . Kenapa di sebutkan haram karna rokok itu sifatnya merusak bukan melindungi . Dan rokok adalah pengganggu bagi orang yg tdk mengongsumsinya . Kenapa di bilang penggaggu . Karna si perokok tidak menyadari saat dy mengonsumsinya . Maka rokok itu di bilang haram karna sifat rokok itu menghancurkan . Kita dk ciptakan di dunia ini saling menjaga satu sama lain dan menjaga keutuhan yg telah di berikan sang kuasa . Sifat islam mencintai bukan merusak .. Berfikirlah dampaknya bukan kenikmatanya sy mohon maaf bila ada kata2… Read more »

Abu al Jauzi
Guest
Abu al Jauzi

Antum benar tdk perlu penjelasan yg berbelit. Di atas sdh ada dalilnya:
Hadits Abu ‘Amir atau Abu Malik Al-Asy’ari bahwa Rasulullah saw bersabda:
“Akan muncul di kalangan umatku, kaum-kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamr, dan ALAT-ALAT MUSIK”(HR. Al-Bukhari, 10/5590).

Hamba
Guest
Hamba

Semua orang juga menginginkan untuk mencari hukum yang jelas bro dan tidak berbelit belit tapi anda mencari di internet yang sumbernyapun berbeda beda ayat alquran atau hadisttidak semua mudah dipahami maka dari itu banyak ulama yang berbeda pendapat maka dari itu semoga yang kita percaya dan kita pahami adalah hukun yang benar

Hamba Allah
Guest
Hamba Allah

Akan ada suatu kaum dari umatku menghalalkan zina, sutera, khamr dan alat musik

berarti antum tidak setuju dengan hadits ini???

Jim W
Guest
Jim W

Benar, itu hadits, namun nabi besar kita bersabda denikuan karena memang pada masa masa awal Islam, banyak umat yg bermusik/mendengarkan lagu sebagai pengantar ke perbuatan bejat yaitu mabuk, dan berzinah. Jadi sabda nabi itu bersifat peringatan situasional bagaimana situasi jaman setelah Beliau meninggal nanti.

Ann
Guest
Ann

sebagai umat muslim, kita tidak bisa menyimpulkan hadist sendiri. coba dilihat video kajian tentang musik dari ustad2 atau ulama sunnah. seperti dr. zakir naik, ust syafiq riza basalamah, ust khalid bassalamah dll. 🙂

Gitarto Bassuki Drumaji
Guest
Gitarto Bassuki Drumaji

Menghalalkan seperti halalnya zina, sutera dan khamer jelas berdosa besar.
Bagaimana dengan yg memakruhkannya?

N'chp
Guest
N'chp

musik sudah menjadi kebutuhan saya sebagai arranger dan pembuat lagu serta memproduksi/rekaman
berita ini membuat saya dilema dan benar2 membuat saya lemas.
kalau benar musik & lagu itu haram umumkanlah ke seluruh dunia agar semua orang tau.
jika musik itu halal jika di jalan yg halal berikan kepastian, jangan cuma berargumen sja, yang bilang HARAM katakan pada seluruh dunia dan kau harus mempertanggungjawabkannya begitu pula yang mengatakan halal…siapa penanggung jawabnya…saya siapmengikuti keputusan yang manapun yang disepakati bersama sekalipun saya harus menghancurkan alat musik yang saya punya jika musik ditetapkan HARAM, demi agama saya.

Syarif Kurniawan Al-Idrus
Guest
Syarif Kurniawan Al-Idrus

Mba percaya sabda Rasul gak ?
Mba percaya hadist gak ?
Kalau percaya jalankan , kalau tidak ya di tinggalkan… gak repot kok mba.. karna nanti waktu di hisab juga perindipidu gak langsung semua..jdi selamat enggaknya di hisab mbaknya jga yg ngerasain..

Ann
Guest
Ann

sebagai umat muslim, kita tidak bisa menyimpulkan hadist sendiri. coba dilihat video kajian tentang musik dari ustad2 atau ulama sunnah. seperti dr. zakir naik, ust syafiq riza basalamah, ust khalid bassalamah dll. 🙂

Ramli
Guest
Ramli

HADITS KETIGAPULUH EMPAT عَنْ أَبِي سَعِيْد الْخُدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَراً فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ اْلإِيْمَانِ [رواه مسلم] Terjemah hadits / ترجمة الحديث : Dari Abu Sa’id Al Khudri radiallahuanhu berkata : Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Siapa yang melihat kemunkaran maka rubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka rubahlah dengan lisannya, jika tidak mampu maka (tolaklah) dengan hatinya dan hal tersebut adalah selemah-lemahnya iman. (Riwayat Muslim) Jadi jika ingin mengatakan yg benar itu… Read more »

Anonymous
Guest
Anonymous

Terimakasih atas penjelasan a,semoga bermanfaat buat dirinya saya aumumnya kaumuslimin skalian..

hamba Allah
Guest
hamba Allah

pada intinya musik itu tidak haram kalau kita pakai dengan hal yang baik atau niatnya mau berdakwah…..
tetapi apakah hukum mendengarkan musik barat yang mana ada bahasa yang kita tidak tau…

Syarif Kurniawan Al-Idrus
Guest
Syarif Kurniawan Al-Idrus

Sebenarnya musik dan Al-Quran itu seperti minyak dan air gak bisa nyatu dan saya mendengar ceramah ustadz Khaliq bahwa galau sakit hati , gelisah itu adalah gangguan syaitan dan musiklah anak panah anak panahnya…

Ann
Guest
Ann

sebagai umat muslim, kita tidak bisa menyimpulkan hadist sendiri. coba dilihat video kajian tentang musik dari ustad2 atau ulama sunnah. seperti dr. zakir naik, ust syafiq riza basalamah, ust khalid bassalamah dll.

sarnasong
Guest
sarnasong

Iya saya suka lagu korea tapi saya mencari dulu artinya kalo bagus baru saya dengar tapi kalo artinya jelek goodbye

trackback

[…]      hukum musik        hukum musik dalam islam        musik dalam islam        hukum mendengarkan musik   […]

jonnah
Guest
jonnah

lol yaopo iki binung aku

murodi
Guest
murodi

Sya sih dengarkan musik cuma pada waktu melakukan kegiatan positif….sperti fitness, buat laporan dll….lagian dengerin musik to….tanpa melakukan hal lain….cepet bosen…

Aim
Guest
Aim

Alangkah lebih baiknya jika kita menghindari hal itu. Jika ada yang mengatakan musik baik, saya fikir Al-Qur’an JAUH LEBIH BAIK. Kenapa harus memilih sesuatu hal yang banyak di pertanyakan sedangkan kita sudah tau mana YANG TERBAIK.

Ayuna47
Guest

Alhamdulillah

Hamba Dzoif
Guest
Hamba Dzoif

Sebaiknya dicari arti liriknya. Jika liriknya adalah penyangkalan akan kodrat sebagai hamba seperti penyangkalan takdir dan keliaran tentu akan berbahaya bagi iman. Kalo tidak salah akan ada akhir zaman, dimana keturunan umat Islam hanya tahu nama Allah saja dari nenek moyang, dan mereka hanya meyakini.. Mereka masih Islam dari sekedar tahu nama..
kalo kita mengucap kata-kata asing berarti kekufuran, dikhawatirkan akan menjadi kufur juga.
Mohon koreksinya

sarnasong
Guest
sarnasong

Setuju

trackback

[…]      hukum musik        hukum musik dalam islam        musik dalam islam        hukum mendengarkan […]

Tyo
Guest
Tyo

Innalillahi…Insyaa Allah musik haram dalam islam..wallohualam

Yahya
Guest
Yahya

Berarti sama dengan minuman beralkohol..

Tergantung niat kalo diminum untuk sekedar menghangatkan badan disaat musim dingun..
Sama saja membolehkan minuman haram. .

Maksudnya apa ini..

andrecukil
Guest
andrecukil

Klo minuman beralkoh0l jls dharamkan, krn dpt mnghilangkn ksadaran bgi pminumnya….

sarnasong
Guest
sarnasong

Saya setuju dengan kamu

muhsin
Guest
muhsin

status hadistnya masih di perselisihkan

nikita
Guest

Ajaran islam itu multi tafsir , kemanapun bisa dipelintir . Hasilnya … banyak ummat islam jadi sesat .- mari kita lihat surah Al HIJR 39 …. IBLIS telah berjanji akan menyesatkan ummat manusia dengan cara menjadikan ummat manusia memandang perbuatan buruk menjadi suatau perbuatan yang BAIK . – kalau anda membaca sejarah islam dalam bahasa yang anda fahami dan anda mengerti … anda akan mengetahui bahwa Muhammad mencari nafkah selama menyebarkan ajaran islam dengan cara MERAMPOK , MEMBUNUH dan MEMPERKOSA malah dijadikan ummat islam sebagai SURI TELADAN dan Nabi .( kok PENJAHAT malah dijadikan Contoh .. ? )

H.A
Guest
H.A

Naudzubillahinminzaliik. Ya Allah.. semoga Allah ampuni dosamu mbak dan engkau diberi petunjuk yang sebenar-benarnya. Pelajarilah Al-Qur’an disana anda akan menemukan byk manfaat untk hidupmu dan pemikiranmu

ebenk julius
Guest
ebenk julius

ne contoh org bodoh,buka tuh youtube,ketik ajja Dr zakir naik mengalahkan bxk pendeta,bedah alqur’an injil scara ilmiah,tnpa berawal dari sling benci,buka to yg hadir org2 pintar,klo qm sy pikir msh jauuuuh banget,mungkin dibanding tukang parkir acara debat terbuka to,msh pintar tukang parkirx,apalagi si pendeta yg kalah debat to.dibanding qm,keciiiillll ilmux.mrka debat gak pakai emosi.zakir naik hafal alqur’an injil.qm hafal apa?cuma secungkil ayat alqur’an.tto pun salah memahamix.apa to Fa’i?harta rampasan perang?tanya dulu dgn org islam,yg bgmana ajja yg termasuk harta rampasan.dalam sejarah islam nabi saw gak prnah merampok,malah slalu dikejar mo dibunuh krna mngajarkan agama satu tuhan,makax jangan salah faham.cari info… Read more »

nikita
Guest

Ada lagi surah AL FATH 20 yang mengatakan bahwa harta HASIL RAMPASAN atau Fa’i merupakan REZEKI yang berlimpah pemberian ALLAH SWT . Logikanya kok Tuhan bisa bisanya mengatakan harta hasil RAMPOKAN sebagai REZEKI yang berlimpah pemberianNya .. ? apakah Tuhan tidak pernah berfikir tentang nasib manusia manusia yang dibantai oleh Muhammad dan pengikutnya itu kemudian HARTA bendanya diambil paksa oleh Muhammad , Wanitanya pada di PERKOSA … ? kok malah dianggap sebagai REZEKI yang BERLIMPAH .. ? Apakah ALLAH SWT itu PEMIMPIN BEGAL .. ?

ebenk julius
Guest
ebenk julius

buat nikita,coba qm pikir.knp islam bxk dianut oleh bxk umat manusia di dunia,mrka jua bxk dari kalangan terdidik,apa qm pikir mrka gak px otak buat mnilai mana yg baik n mana yg jahat,kmi smua tau,sadar apa n bgaimana agama kami,qm gak tau ajaran islam yg sbenarx.sy sarankan klo qm org berpendidikan,gali lah ilmu dgn sbenarx,bukan berawal dari kbencian.tanya kpd org muslim,mana kitab atau ayat yg mnjelaskan bhwa nabi muhammad saw merampok?mana?klo emang nabi muhammad saw terbukti perampok.pasti islam gak akan berkembang pesat,krna kmi jua px otak buat mnilai yg baik n buruk,intix qm bodoh salah gali informasi ttg islam.masa org… Read more »

Jannah
Guest
Jannah

Assalamu’alaykum warrahmatullahiwabarrakatuh.

Terima kasih banyak atas pengetahuannya. Namun, maaf sebelumnya, ayat-ayat Al-Qur’an, Hadits itu diambil dari terbitan manakah? Apakah ada referensi yang bisa dipertanggungjawabkan?

Apakah sudah dipertimbangkan semua firman, dan hadits yang ada?
Sudah cukupkah yang di atas untuk mengambil kesimpulan?

Terima kasih banyak.
Wassalammu’alaykum warrahmatullahiwabarrakatuh.

Hamba allah!!
Guest
Hamba allah!!

Insya allah itu ada di shahih bukhari dan musik klo dinilai dari segi mudharat nya zaman sekarang ya tau sendiri lah lirik nya bagaimana mulai dari porno dsb emg yakin antum ga dengerin musik cinta2an? Insya allah menjauhi musik adalah pendapat terkuat misalkan nanti di yaumul akhir musik ternyata gpp ya sudah kita aman tp gimana klo musik ternyata emg haram?? Pengen nanti panen dosa disana? Mending dijauhi saja buat yg masih ragu terhadap hukum musik toh ga dengerin musik pun kita tetep sehat kan? Tetep idup kan?

Abdullah
Guest
Abdullah

hanya mencoba menyimpulkan

kira2 spt ini

dengerin musik itu boleh saja selama tidak mendatangkan mudarat(kerusakan(mental/jiwa/fisik/dsb) bagi pendengar
spt halnya merokok, jika untuk menghangatkan tubuh, sah sah saja merokok, tapi jika udah kebiasaan, saya kurang setuju kalo itu sah sah saja karena apa? karena mendatangkan mudarat.

NB: Saya korban muski, jadi kecanduan sama musik 🙁

Hasan
Guest
Hasan

ada banyak hadist , pengetahuan kita terbatas dari sisi ilmu dan penguasaan hadist ,memang betul kita tidak bisa menyimpulkan hadist sendiri ,tetapi kita juga diajar oleh guru-guru agar bisa menafsirkan ,apa bedanya ketika kita membaca alquran sendiri, ada sebuah hadist seperti ini ; Hadits ‘Aisyah Radhiallahu’anha tentang hari raya: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَيْهَا وَعِنْدَهَا جَارِيَتَانِ تَضْرِبَانِ بِدُفَّيْنِ، فَانْتَهَرَهُمَا أَبُو بَكْرٍ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «دَعْهُنَّ فَإِنَّ لِكُلِّ قَوْمٍ عِيدًا » “Nabi shallallaahu ’alaihi wasallam masuk ke rumah Aisyah. Di dalamnya terdapat dua anak perempuan memainkan duff. Abu Bakar lalu membentak mereka. Nabi shallallaahu… Read more »

0000
Guest
0000

Yang penting jangan lupa beribadah dan selalu taat kepada Allah SWT

089630964191
Guest
089630964191

Sebenarnya musik itu tidak haram, itu tergantung bagaimana dan apa tujuannya seseorang bermain musik, jika musik digunakan untuk menjelekkan agama dan membuat kita lupa dengan Allah maka itu haram, tapi bukankah banyak para musisi yang mencoba menyebarkan agama islam dengan bermusik, apakah itu haram? Dan juga kebanyakan musisi ingin bermusik agar orang terhibur, apakah haram membuat orang lain terhibur? dan dalam islam pun ada marawis atau nasyid, keduanya termasuk dalam kegiatan bermusik, apakah itu diharamkan? Saudaraku semuanya tergantung niat, jadi jangan membuat kita terpecah belah gara” kita berselisih pendapat tentang musik

sarnasong
Guest
sarnasong

Terimakasih ini sangat membantuku