Hukum Mencukur Alis Dalam Islam

A. Pendahuluan

Kecantikan dan keindahan, identik dengan kaum hawa. Untuk melakukan itu semua, mereka berlomba-lomba melakukan perawatan secara teratur, bahkan mereka rela merogoh kocek dalam-dalam untuk ke salon agar memperoleh hasil maksimal, Apalagi bagi wanita yang akan menikah, Saat pernikahan, mereka harus tampil maksimal, karena itu adalah momen yang barang kali hanya seumur hidup sekali. Uang tidak masalah, asalkan sebanding dengan hasilnya. Bagi mereka, menjaga itu semua adalah sebuah kewajiban agar dapat tampil menarik. Banyak cara dilakukan agar tampak cantik, Salah satunya adalah mencukur alis mata. Agar tampak cantik, mereka merapikan alis mata dengan cara mencukurnya sebagian agar terlihat lebih rapi dan menarik.

B. Bagaimanakah hukum mencukur alis dalam Islam?

C. Dalil-dalil

  • “Sungguh aku (Syaithan) akan memerintahkan mereka agar merubah ciptaan Allah.”  [QS. An-Nisa’: 119]
  • Diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud, beliau berkata: “Semoga Allah melaknat tukang tatto,dan orang yang di tatto, dah Al-Mutanammishaat, dan orang yang merenggangkan giginya dikarenakan untuk keindahan, yang mengubah ciptaan Allah.” [HR. Bukhari: 4886, dan Muslim: 2125]

Imam An-Nawawi mengatakan: “An-Namishah adalah orang yang menghilangkan rambut wajah. Sedangkan Al-Mutanammishaah adalah orang yang meminta dicabutkan rambut wajahnya. Hukum An-Namsh adalah haram, kecuali apabila terdapat jenggot atau kumis pada wanita itu, maka tidak mengapa dihilangkan, bahkan sunnah” [Syarah Shahih Muslim: 14/106].

  • Syekh Ibnu Utsaimin berkata: “Perbuatan ini (Mencabut alis) termasuk dosa besar, terutama bagi kaum wanita, karena wanitalah yang sebagian besar melakukannya untuk mempercantik diri, akan tetapi, bila laki-laki melakukannya , maka mereka pun akan tetap di laknat, meskipun caranya tidak dengan di cabut, akan tetapi dengan gunting (di cukur) atau pisau cukur (dikerok), karena sebagian Ulama berpendapat bahwa hal itu sama dengan dicabut, itu semua termasuk merubah ciptaan Allah.” [Fatawa As-Syekh Ibnu Utsaimin: 2/ 830-831].

D. Kesimpulan

Melihat dalil-dalil dan pendapat para Ulama di atas, dapat disimpulkan bahwa hukum mencukur, mencabut, ataupun mengerok alis hukumnya haram, entah itu bagi laki-laki ataupun wanita, sebagaimana fatwa dari Syekh Ibnu Utsaimin, bahkan Syekh Ibnu Utsamin mengatakan bahwa mencukur,mencabut, ataupun mengerok alis adalah sebagian dari dosa besar, karena itu termasuk dari merubah ciptaan Allah (taghyirulkhalqi), yang mana itu (taghyirulkhalqi) merupakan dosa besar.

Demikianlah sedikit artikel yang membahas tentang hukum mencukur alis dalam Islam, semoga bermanfaat. Mohon share dengan memberikan Like, Tweet, atau memberikan komentar di bawah ini, agar menjadi referensi bagi teman-teman sosial media anda. Terimakasih

Klik untuk share:
Tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

4 Comments on "Hukum Mencukur Alis Dalam Islam"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
Farkhan
Guest

Tapi kalau orang nya nggak/belum tau itu hukumnya gimana?

Farkhan
Guest

Tapi kalau ada orang yg mencukur alisnya tapi tidak tahu hukumnya gimana?

Rahmatul Ihsan
Guest

Astaghfirullah, dulu saya pernah ada niatan untuk mencukur bulu alis saya, tapi alhamdulillah niatan itu belum terlaksana sampai tahu tentang hukum ini

Rahmatul Ihsan
Guest

Astaghfirullah, dulu saya sempat mencukur bulu alis saya, namun hanya sekali.. dan sekarang saya sangat menyesali perbuatan itu

wpDiscuz