Hukum Memelihara Anjing Dalam Islam

A. Pendahuluan.

Sering kita lihat saat lari-lari pagi atau ditempat umum lainnya orang-orang mengikut sertakan hewan peliharaan mereka. Selain lucu dan menggemaskan, memelihara anjing juga bisa dimanfaatkan untuk menjaga rumah atau juga kebun dan bahkan bisa menghasilkan rupiah seperti melatih anjing untuk diikut sertakan dalam pertunjukan sirkus dan sebagainya. Lalu, bagaimanakah hukum memelihara anjing dalam islam itu sendiri? Inilah yang akan kami bahas agar kita semua tahu hukum memelihara anjing itu sendiri. Mari kita kupas tuntas hukum memelihara anjing dalam islam.

B. Hukum memelihara anjing dalam islam.

Dalil-dalil

  1. Dari Saalim Bin ‘Abdullah, dari ayahnya ‘Abdullah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda: “Barang siapa memelihara anjing kecuali untuk anjing untuk menjaga ternak atau anjing untuk berburu, maka berkurang setiap hari dua qirath dari amalnya (Satu qirath besarnya adalah sebesar gunung uhud). {HR. Muslim}
  2. Siapa saja yang dirumahnya memelihara anjing kecuali anjing yang untuk memelihara ternak dan anjing untuk berburu, maka berkuranglah setiap hari dari amalnya dua qirath. {HR. Muslim}. Abdullah juga berkata bahwa Abu Hurairah mengatakan “atau anjing untuk menjaga tanaman”.Ketika kita pahami hadits di atas, berarti memelihara anjing selain untuk menjaga ternak, berburu dan menjaga tanaman akan mengurangi amal kita setiap hari sebesar dua qirath yang mana satu qirath besarnya sama dengan besarnya gunung uhud.

Pendapat para Ulama

Imam Al-Nawawi memperbolehkan umat muslim untuk memelihara anjing untuk berburu, menjaga ternak, menjaga kebun dan juga menjaga rumah. Adapun selain itu maka diharamkan untuk memelihara anjing. Beliau (Imam Al-Nawawi) mengatakan dalam kitabnya Al-Majmu’, Syarah Al-Muhadzzab: “Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam memberikan keringanan pada anjing untuk berburu dan anjing untuk menjaga ternak (dalam riwayat lain disebutkan “anjing penjaga tanaman”) dan melarang anjing selain untuk tujuan tersebut. Sahabat-sahabat kami dan yang lainnya telah sepakat bahwa haram hukumnya memelihara anjing tanpa ada hajat seperti memelihara anjing karena kagum dengan bentuknya atau karena tujuan untuk berbangga-banggaan. Semua itu haram tanpa adanya khilaf.

Dalam Syarah Muslim dijelaskan: “Apakah boleh memelihara anjing untuk menjaga rumah dan sejenisnya? Dalam masalah ini terdapat dua pendapat:

  1. Pendapat pertama: Hukum memelihara anjing dalam islam menurut pendapat pertama Tidak memperbolehkan dengan alasan bahwa dzahir dari haditsĀ  menjelaskan bahwa memelihara anjing tidak diperbolehkan kecuali untuk menjaga ternak, berburu dan menjaga tanaman.
  2. Pendapat kedua yang juga pendapat yang paling shahih berpendapat bahwa memelihara anjing untuk menjaga rumah tidak haram dengan alasan diqiyaskan dengan tiga hal tersebut (untuk berburu, menjaga ternak dan menjaga tanaman), yaitu adanya persamaan ‘ilat atau alasan, yaitu hajat.

C. Kesimpulan

Ditarik dari ta’bir di atas, bisa kita simpulkan bahwa hukum memelihara anjing adalah haram, bahkan termasuk dari salah satu desa besar, kecuali bertujuan untuk berburu, menjaga tanaman, ternak dan juga menjaga rumah dan semisalnya menurut pendapat yang lebih shahih. Apabila tujuannya untuk berburu, menjaga ternak, menjaga tanaman, menjaga rumah atau semisalnya(menurut pendapat yang lebih shahih), maka hukum memelihara anjing tidak haram.

D. Penutup

Demikianlah pembahasan seputar hukum memelihara anjing dalam islam, semoga bermanfaat bagi kita semua. Bantu share dengan memberikan Like, Tweet atau komentar anda di bawah ini agar menjadi referensi bagi teman jejaring sosial anda. Terima kasih

Klik untuk share:
Tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of