Hukum Membuat Istri Menangis Dalam Islam

A. Pendahuluan

Namanya orang yang berumah tangga, ada saja cekcok antara suami dan istri. Dari mulai masalah sepele sampai masalah yang besar. Tidak jarang suami yang dengan entengnya (ringan tangan) memukul istri sampai istri menangis. Jika tidak dihadapi dengan kepala dingin, bukan tidak mungkin cekcok tersebut berujung pada perceraian dan hal itu akan berimbas pada mental anak-anak mereka.

B. Permasalahan

  • Bagaimanakah hukum membuat istri menangis dalam ajaran Islam?

C. Dalil-dalil

  1. QS. An-Nisa’: 19
    “Dan pergaulilah istrimu-istrimu dengan baik. Lalu, jika kamu tidak menyukai mereka, maka bersabarlah karena mungkin engkau tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.”
  2. QS. Al-Ahzaab: 84
    “Orang-orang yang menyakiti mu’min laki-laki dan mu’min perempuan tanpa perbuatan yang mereka lakukan, Maka sesungguhnya mereka telah menanggung kebohongan dan dosa yang nyata.”
  3. HR. Maisarah bin Ali
    “Barang siapa menggembirakan hati istrinya, maka seakan-akan ia menangis takut kepada Allah. Barang siapa menangis karena takut kepada Allah, maka Allah mengharamkan tubuhnya masuk neraka. Sesungguhnya ketika suami istri saling memperhatikan, maka Allah akan memperhatikan mereka berdua dengan penuh rahmat. Saat suami memegang telapak tangan istri, maka bergugurlah dosa-dosa suami istri itu lewat sela-sela jari mereka.”

D. Pembahasan

Dari tiga dalil yang dipaparkan di atas, maka pemahaman pertama yang dapat kita ambil adalah bahwa seorang laki-laki memiliki kewajiban untuk memperlakukan isterinya dengan baik dan juga bersabar terhadap perbuatan atau sikap isteri yang tidak disukainya. Bahkan Allah swt dengan tegas berfirman dalam QS. Al-Ahzaab di atas, bahwa orang yang menyakiti orang yang beriman termasuk isteri, apalagi hingga membuatnya menangis, maka ia akan mendapatkan dosa. Itu artinya bahwa menyakiti seorang isteri baik itu dengan menggunakan kekerasan fisik ataupun verbal (perkataan) yang tidak baik, maka hukumnya adalah haram. Karena seandainya hukumnya makruh, maka Allah tidak akan menimpakan dosa kepada seorang suami yang melakukannya.

Pesan tersebut menjelaskan kepada kita, bahwa Islam sangat memperhatikan urusan kehidupan rumah tangga terutama interaksi antara suami isteri agar keduanya dapat bekerja sama dengan baik sehingga dapat mencapai kehidupan rumah tangga atau keluarga yang sakinah, mawadah wa rahmah sebagai elemen dasar dari terbentuknya masyarakat muslim yang beriman dan bertakwa kepada Allah swt.

E. Penutup

Demikianlah pembahasan yang menerangkan tentang hukum membuat istri menangis dalam islam, semoga bermanfaat. Mohon share artikel ini agar menjadi referensi bagi teman jejaring sosial Anda, terutama bagi teman laki-laki yang sudah menikah dengan klik tombol Like, Tweet atau G + di bawah ini > tambahkan sedikit komentar lalu klik tombol add a comment. Terima kasih.

Tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

11 Responses to Hukum Membuat Istri Menangis Dalam Islam

  1. hamidah says:

    Sy mengalami masalah dlm rumah tangga sy lima tahu mendirikan rumah tangga dn sy dpat zuriat. 3 tahun sy bermasalah rumah tangga suamihku suka judi sering tinggalkan sy waktu mlm dn rezeki sy sangat susah sy dh usaha ber sabar ber doa tp sampai sekarang dia tak sadar tlog sy mcm mna sy selesaikan masalah in karna sy syg dia karna allah di dunia ahirat

  2. ss says:

    jika setiap hari salah dan cuma di acuhkan apa aku salah meninggalkan dia
    jika sudah nggak pu ya rasà apa harus di pertahankan percuma aku selalu mengemis cinta jika dià tak mencintài

  3. No name says:

    Lebih menyayangi ibu nya dibanding dengan istri nya.. Bagus memang tp apakah hati istri tidak tersakiti?

  4. Dyene Ramitha Ocha says:

    Saya punya masalah dalam rumah tangga saya 1 tahun lebih menilah sering di pukul dan kadang saya hampir mau di bunuh terlebih lagi waktu saya masih hamil dulu
    Apakah saya salah jika saya meningalkan suami saya dan apakah benar jika saya meningalkan suami saya haruskah dia mengancam saya agar anak saya tidak pernah ketemu dengan saya lagi?

  5. sri yuniarti says:

    saya sering di bentak jika suami meminta apa yg dia mau… apabila aku telat mengambilkan yg ia inginkan pasti dia bentak aku…
    aku cuman hanya bisa diam dan menangis, jikala suami aku membentak aku.

  6. Anonymous says:

    suamiku lebih menyanyangi ibunya
    Aku sering di marahin… aku cuma berdoa aja semoga suamiku terbuka hatinya buat aku

  7. Anonymous says:

    Buat para wanita yg sbr yaaa. . . Krn aq jg mengalami hal spt itu. Malahan lebih parah. Mw gimana lg aq cuma g mw ank2q jd korbannya.

  8. Anonymous says:

    Buat para wanita yg sbr mempunyai suami yg kurang baik. Soalnya saya juga mengalami hal itu. Malahan lebih parah lagi. knp smpai sekarang saya masih jd istrinya itu karena ank2 saya masih kecil2 dan saya g mw ank2 saya jd korbannya.

  9. Lila says:

    Ya allah saya sering disakiti oleh perkataan suami saya.. saya menikah baru 2 thn.. dan baru ini pula saya di berikan momongan dalam usia kandungan 2 bulan.. suami saya suka tdk memberikan saya napkah.. saya bingung bagaimana saya mau mkn.. jdi saya ngambil aja uang dya buat mkn yah minkmal sehati 20 rbu saya cukup2in..

  10. Pingback: Hukum Membuat Istri Menangis Dalam Islam – Recalling Memories

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *