Hukum Memakai Cincin Batu Akik Bagi Laki-Laki Dalam Islam

A. Pendahuluan.

Sekarang lagi zamannya banyak orang berburu batu akik untuk menghias cincin-cincin mereka. Batu akik banyak macamnya, dari mulai batu ketjubung, lavender dan masih banyak lagi yang lain. Harganya pun bervariasi, dari yang mulai dari harga ratusan ribu sampai jutaan. Tidak sedikit orang yang mengkoleksi batu akik demi sebuah kepuasan atau hanya sekedar hobi.

B. Permasalahan.

  • Bagaimanakah hukum menggunakan cincin batu akik dalam Islam?

C. Dalil-dalil.

Di atas cincin, kita sering lihat ada Fasshun (mata cincin) berupa batu akik, berlian, emas dan lain-lain. Itu bertujuan untuk memperindah cincin agar terlihat menarik dan cantik. Lalu bagaimanakah hukumnya?

  1. Dari Anas bin Malik, beliau berkata: “Hendaklah kamu memakai cincin akik. Maka, sesungguhnya itu dapat menghilangkan kemiskinan.” [HR. Ibnu Rajab].
  2. Dari Anas Bin Malik, beliau berkata: “Cincin Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam terbuat dari perak dan mata cincinnya dari Habasyi.”
    Imam Nawawi berkomentar: “Para Ulama menyatakan bahwa maksud dari “mata cincinnya dari habasyi” adalah batu yang berasal dari daerah Habasyi, dalam artian batu yang jadi mata cincinnya itu terbuat dari batu marjan atau batu akik, karena dihasilkan dari pertambangan batu di daerah Habsyi dan Yaman.
  3. “Cincin Rasulullah terbuat dari perak dan mata cincinnya batu dari Etiophia.” [HR. Muslim]

Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan tentang hadits tersebut bahwa arti dari batu dari Etiophia adalah batu akik. Jadi, memakai cincin batu akik diperbolehkan dalam Islam, bahkan dengan memakainya dapat menghilangkan kemiskinan. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pun memakainya (memakai cincin batu akik menurut Imam An-Nawawi). Yang dilarang adalah apabila mata cincinnya berupa emas, karena emas dilarang digunakan oleh laki-laki. Untuk lebih jelasnya baca artikel kami yang berjudul Hukum Memakai Emas Dan Sutera Bagi Laki-Laki

 

Cara yang benar memakai cincin batu akik

Cara yang benar memakai cincin batu akik yang sesuai dengan sunnah adalah dengan memakainya di jari kelingking kiri bagi pria. Adapun wanita boleh memakainya di jari mana saja. Dasar dasarnya adalah hadits:

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu, beliau berkata: “Cincin Nabi berada di sini. Anas bin Malik berisyarat pada jari kelingkingnya yang berada di tangan kirinya.” [HR. Muslim: 2095].

Imam An-Nawawi berkata: “Ulama sepakat bahwa yang sesuai dengan sunnah adalah pria memakai cincin di jari kelingking. Adapun untuk wanita, boleh memakainya di jari mana saja.” [Syarah Shahih Muslim, 14:65].

D. Kesimpulan.

Hukum memakai cincin batu akik dalam Islam adalah diperbolehkan, bahka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pun memakainya. Adapun cara memakainya yang sesuai dengan sunnah yaitu bagi laki-laki memakainya di jari kelingking sebelah kiri.

Wallahu A’lam

Demikianlah pembahasan seputar hukum memakai cincin batu akik bagi laki-laki dalam Islam, semoga bermanfa’at. Mohon share dengan memberika Like, Tweet atau komentar anda di bawah ini, supaya bisa menjadi referensi bagi teman jejaring sosial anda. Terima kasih.

Tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *