Hukum Bersedekah Dengan Uang Haram dalam Islam

A. Pendahuluan.

Bersedekah dapat menambah pahala bagi orang yang melakukannya. Dengan bersedekah kita dapat “menabung” amal kita besok di hari pembalasan. Allah berfirman: “Orang orang yang menafkahkan hartanya di malam dan siang hari, secara sembunyi sembunyi dan terang terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pulu) mereka bersedih hati.” [QS. Al Baqarah, 274].

Banyak cara untuk bersedekah, seperti memberi uang kepada orang yang membutuhkan, mengisi kotak amal, dan masih banyak yang lainnya. Yang menjadi salah kaprah adalah, banyak dari mereka yang sedekah dengan uang haram, seperti uang hasil korupsi, mencuri, dan masih banyak lagi. Mungkin mereka berpikir dengan bersedekah dapat menghapus amal amal buruk mereka.

B. Permasalahan.

Sebenarnya, bagaimanakah hukum bersedekah dengan uang haram?

 

C. Dalil dan pendapat para Ulama.

Mari kita lihat Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Khurairah:

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah itu bagus, tidak menerima kecuali dari yang bagus pula. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang orang beriman, sebagaimana Dia perintahkan kepada para Rasul, lalu berfirman: “Hai para Rasul, makanlah yang baik baik dan berbuatlah yang baik pula.” [Al Mu’minun, 51]. Dan firman “hai orang orang yang beriman, makanlah yang baik baik dari rizqi yang telah Kami berikan kepada kalian.” [QS. Al Baqarah, 172].Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitabnya Shahih muslim.

Syekh Al Mubarakafuri dalam kitab tuhfat Al Ahwadzi mengomentari Hadits di atas: Arti dari kata baik(Thayyib) di dalam hadits di atas adalah yang halal. Jadi, harta yang haram tidak dapat di terima oleh Allah, seperti komentar dari Syekh Al Mubarakafuri dalam kitab tuhfat Al Ahwadzi, tentang arti baik (thayyib) dalam hadits di atas. Beliau bahkan menuqil maqolah dari imam Qurthubi yang berbunyi “Sesungguhnya Allah tidak menerima Shadaqah/zakat dengan harta yang haram, karena harta haram bukanlah milik orang yang bersedekah, dan dilarang baginya untuk menggunakannya. [Tuhfat Al Ahwadzi, Syarah sunan tirmidzi].

Dari Ibnu Umar RA:”Allah tidak akan menerima menerima Shalat orang yang tidak bersuci, dan tidak menerima sedekah/zakat dari harta ghulul(hasil curian atau korupsi).” [Shahih muslim bab Wujuub At Taharah li As Shalat].

D. Kesimpulan.

Dari dalil dalil di atas, dapat kita simpulkan bahwa bersedekah dan zakat dengan menggunakan uang yang haram adalah tidak sah dan tidak di terima oleh Allah, karena mereka menggunakan uang haram atau menggunakan harta yang memang bukan miliknya, seperti uang atau harta dari korupsi atau mencuri.

Demikianlah artikel kami tentang hukum bersedekah dengan uang haram. Mohon share dengan klik Like, tweet, atau meninggalkan komentar di bawah ini, supaya bisa menjadi referensi teman teman di jejaring sosial. Wassalam

Tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz